Monday, October 10, 2022

Perspektif Artifical Intelegence Oleh Muhammad Kega Alamsyah

     Kecerdasan Buatan/tiruan (AI) adalah bidang ilmu komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola. Dengan kecerdasan buatan ini manusia bisa mempermudah banyak dari pekerjaan yang ada sampai saat ini. Para ahli juga berpendapat seperti, H.A. Simon (1987) "kecerdasan buatan adalah kawasan penelitian, aplikasidan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia cerdas". Rich an knight (1991) juga berpendapat bahwa AI merupakan sebuah studi tentang bagaimana komputer melakukan hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia kebanyakan.

    Menurut Winston dan pendegrast (1984), sisitujuan AI ialah membuat mesin menjadi lebih pintar, memahami apa itu kecerdasan dan membuatnya menjadi lebih bermanfaat. Dalam makna kecerdasan, AI ialah bagaimana membuat mesin yang "cerdas" dan dapat melakukan pekerjaan/kegiatan manusia sebelumnya. Pada sisi bisnis AI adalah sebuah alat bantu atau tools yang sangat berguna dalam sesuatu.

    Kecerdasan buatan biasa memakai bahasa pemrograman seperti, LISP yang dikembangkan awal tahun 1950-an LISP sendiri adalah bahasa pemrograman pertama yang diasosiasikan dengan AI. LISP ditemukan oleh John Mccarthy di Massachusetts Institute of Technology (MIT). selanjutnya ada Bahasa pemrograman Prolog, Prolog merupakan salah satu bahasa pemrograman dengan paradigma Lojik atau deklaratif. Didalam bahasa pemrograman jenis ini, seorang programer harus menjabarkan atau mendeklarasikan sejumlah, sekumpulan fakta dan juga aturan aturan. Kemudian ketika program di eksekusi, program akan menggunakan aturan yang telah ditetukan tad dan mencocokkan pertanyaan dengan fakta yang ada untuk menjawab pertanyaan. Prolog dikembangkan pada tahun 1970-an.

    AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecah masalah, proses pencarian. pada umunya program AI terfokuskan pada simbol-simbol daripad pemrosesan numerik. simpelnya AI bertujuan untuk mencari solusi dalam suatu masalah yang diberikan lalu diselesaikan dan mencapai tujuan dari AI itu sendiri. Pengembangan teknologi yang cukup signifikan dalam bidang AI ini akan menggantikan kedudukan interaksi manusia dengan manusia (person-to-person interaction) menjadi interaksi manusia dengan mesin (person-to-machine interaction). Bila hal ini berlanjut maka bisa diprediksi sifat sosialisasi antara manusia akan berkurang karena hanya akan diwakili oleh sebuah mesin dan pihak yang mempunyai kepentingan informasi cukup mengamati dari dashboard dan mesin akan bekerja untuk tuannya dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan. lalu ada Bahasa pemrograman beroirentasi objek seperti OOP, C++, Java, dan lain-lain.

    Riset tentang AI sendiri sudah dimulai pada tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat progeam permainan catur, membuktikan terori, dan general problem solving. Semua ini bermula dari sebuah mimpi dan akan dikembangkan dalam bentuk imajinasi sehingga kekuatan berpikir akan memunculkan banyak ide metode, teknik, dan solusi untuk menghasilkan sebuah produk, daya kreasi, dan layanan. Hal ini menjadi modal laju perkembangan dan keberlanjutan AI di masa depan. Di samping dari sisi end-node, perlu untuk dipikirkan juga cara komunikasi dalam transfer informasi karena isu yang akan sering muncul dan selalu akan terjadi adalah faktor keamanan terhadap komunikasi informasi.

 

 

 

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

 

No comments:

Post a Comment

Jawaban UAS (Pengantar Kecerdasan Tiruan) (7D) (MUHAMMAD KEGA ALAMSYAH) (1903015209).

 UAS  PENGANTAR KECERDASAN TIRUAN Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac....