Kecerdasan Buatan/tiruan (AI) adalah bidang ilmu
komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif yang umumnya
terkait dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan
pengenalan pola. Dengan kecerdasan buatan ini manusia bisa mempermudah banyak
dari pekerjaan yang ada sampai saat ini. Para ahli juga berpendapat seperti,
H.A. Simon (1987) "kecerdasan buatan adalah kawasan penelitian,
aplikasidan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan
sesuatu hal yang dalam pandangan manusia cerdas". Rich an knight (1991)
juga berpendapat bahwa AI merupakan sebuah studi tentang bagaimana komputer
melakukan hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia
kebanyakan.
Menurut Winston dan pendegrast (1984),
sisitujuan AI ialah membuat mesin menjadi lebih pintar, memahami apa itu
kecerdasan dan membuatnya menjadi lebih bermanfaat. Dalam makna kecerdasan, AI
ialah bagaimana membuat mesin yang "cerdas" dan dapat melakukan
pekerjaan/kegiatan manusia sebelumnya. Pada sisi bisnis AI adalah sebuah alat
bantu atau tools yang sangat berguna dalam sesuatu.
Kecerdasan buatan biasa memakai bahasa
pemrograman seperti, LISP yang dikembangkan awal tahun 1950-an LISP sendiri
adalah bahasa pemrograman pertama yang diasosiasikan dengan AI. LISP ditemukan
oleh John Mccarthy di
Massachusetts Institute of Technology (MIT). selanjutnya ada Bahasa
pemrograman Prolog, Prolog merupakan salah satu bahasa pemrograman dengan
paradigma Lojik atau deklaratif. Didalam bahasa pemrograman jenis ini, seorang
programer harus menjabarkan atau mendeklarasikan sejumlah, sekumpulan fakta dan
juga aturan aturan. Kemudian ketika program di eksekusi, program akan
menggunakan aturan yang telah ditetukan tad dan mencocokkan pertanyaan dengan
fakta yang ada untuk menjawab pertanyaan. Prolog dikembangkan pada tahun
1970-an.
AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecah masalah, proses pencarian. pada umunya program AI terfokuskan pada simbol-simbol daripad pemrosesan numerik. simpelnya AI bertujuan untuk mencari solusi dalam suatu masalah yang diberikan lalu diselesaikan dan mencapai tujuan dari AI itu sendiri. Pengembangan teknologi yang cukup signifikan dalam bidang AI ini akan menggantikan kedudukan interaksi manusia dengan manusia (person-to-person interaction) menjadi interaksi manusia dengan mesin (person-to-machine interaction). Bila hal ini berlanjut maka
bisa diprediksi sifat sosialisasi antara manusia akan berkurang karena hanya
akan diwakili oleh sebuah mesin dan pihak yang mempunyai kepentingan informasi
cukup mengamati dari dashboard dan mesin akan bekerja untuk tuannya
dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan. lalu ada Bahasa pemrograman
beroirentasi objek seperti OOP, C++, Java, dan lain-lain.
Riset tentang AI sendiri sudah dimulai
pada tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat progeam permainan catur,
membuktikan terori, dan general problem solving. Semua ini bermula dari sebuah
mimpi dan akan dikembangkan dalam bentuk imajinasi sehingga kekuatan berpikir
akan memunculkan banyak ide metode, teknik, dan solusi untuk menghasilkan
sebuah produk, daya kreasi, dan layanan. Hal ini menjadi modal laju
perkembangan dan keberlanjutan AI di masa depan. Di samping dari sisi end-node,
perlu untuk dipikirkan juga cara komunikasi dalam transfer informasi karena isu
yang akan sering muncul dan selalu akan terjadi adalah faktor keamanan terhadap
komunikasi informasi.
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana
yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id
No comments:
Post a Comment